• Jelajahi

    Copyright © Media Pamor News
    Best Viral Premium Blogger Templates
    Selamat Datang di MediaPamorNews.Com ➤ Semua Wartawan MediaPamorNews.Com dilengkapi dengan ID Card Wartawan. Kami Adalah Media Dengan Sumber Referensi Terpercaya.

    MEDIAPAMORNEWS.COM

    Peringatan May Day Di Sumut di Beberapa Titik

    Jumat, 5/01/2026 05:04:00 PM WIB Last Updated 2026-05-01T10:04:50Z

     

    Ket.Aksi GMNI di Depan Gedung DPRD Sumut, Jumat (1/5/2026).dok.Ronald Sihombing.


    SUMUT -  Momen kegiatan Hari Buruh (May Day)  yang jatuh pada Jumat  1 Mei 2026 diKota Medan di adakan dibeberapa titik diantaranya di bundaran SIB,  di depan gedung  DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, dilangsungkan  setelah Sholat Jumat yang diikuti  sekitar 77 aliansi buruh dari berbagai aliansi buruh yang ada di Sumatera Utara dengan jumlah keseluruhan sekitar 2500 orang.


    Didepan Gedung DPRD Sumut sebagian dari aksi massa sampai di depan gedung DPRD Sumut  sekitar pukul 15.00 Wib. Mereka datang dari aliansi GMNI Sumut  dengan berjalan kaki serta mobil Pick-up yang dirubah menjadi mobil komando serta membawa beberapa spanduk  yang berisi seruan  dan tuntutan kepada pemerintah untuk memperhatikan nasib mereka. 


    Dalam aksi didepan Gedung DPRD Sumut tidak ada anggota DPRD Sumut yang menerima mereka.  Mereka hanya berteriak tentang banyak hal yaitu salah satunya masuknya militer ke ranah sipil,  pelanggaran HAM dan kesenjangan kesejahteraan serta perlakuan terhadap buruh yang tidak adil.


    Didepan Gedung DPRD, orator GMNI menagih janji Presiden Prabowo yang akan membentuk Satgas PKH untuk  dewan pekerja. "Sudah satu tahun pemerintah Presiden Prabowo tapi janji tersebut tidak ditepati " ujar orator tersebut dalam orasinya. 


    Disamping itu ada tuntutan lainnya yang mereka sebut" 12 Simpul perlawan kita", salah satunya untuk mengevaluasi Tata kelola MBG.


    Mereka para peserta aksi juga  mengungkapkan kekecewaannya dengan membakar ban di depan gedung DPRD Sumut serta membacakan beberapa  puisi yang berisi, rintihan menggugah rasa keadilan para buruh di Indonesia.


    Didepan gedung DPRD para peserta aksi GMNI mengakhiri orasi sekitar pukul16.30 Wib untuk melanjutkan aksi dan tuntutan yang sama ke kantor Walikota Medan dan tetap dikawal oleh aparat kepolisian.Aksi Buruh di berbagai tempat dikota medan


    Aksi Buruh kali ini berbeda dengan aksi sebelumnya, kalau sebelumnya aksi mereka dilakukan secara bersama sama dan biasanya mendatangi kantor pemerintahan, tapi kali ini antara aliansi yang satu dengan aliansi yang lainnya berbeda.


    Sedangkan dalam peringatan May Day kali ini mereka  tetap seperti biasanya menyuarakan tuntutan yang  sama dari tahun ke tahun, meskipun ada penyesuaian sesuai kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah. Hal pokok dalam tuntutan buruh tersebut  berfokus Kesejahteraan (upah & biaya hidup), kepastian kerja, serta perlindungan hukum.


    Beberapa tuntutan tersebut yang bisa kami rangkum  adalah 

    Kenaikan Upah Layak


    Kenaikan Upah Minimum (UMK/UMP) yang sesuai dengan kebutuhan hidup layak


    Penyesuaian upah dengan inflasi dan biaya hidup yang terus naik, banyak buruh merasa upah tidak sebanding dengan harga kebutuhan pokok.


    Penghapusan atau revisi aturan yang Merugikan


    Penolakan atau revisi Undang-Undang Cipta Kerja, termasuk sistem kerja kontrak dan outsourcing yang dianggap merugikan pekerja.Buruh ingin kepastian kerja yang lebih stabil.


    Selain itu mereka menuntut jaminan keamanan dan  keselamatan  kerja (K3), perlindungan dari PHK sepihak, hak pesangon yang adil. Sistem outsourcing membuat posisi pekerja tidak aman yang membuat sulit untuk mendapatkan hak seperti karyawan tetap.


    Dalam orasinya perwakilan pekerja juga menuntut adanya optimalisasi program dari BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan serta akses layanan kesehatan yang layak dan jaminan pensiun yang memadai untuk masa tua para pekerja.


    Sedangkan dalam orasinya perwakilan buruh menuntut jam kerja  yang manusiawi 

    serta penghapusan lembur berlebihan tanpa kompensasi layak.


    Sedangkan hal  lainnya adalah  korupsi 

    dianggap berdampak pada kebijakan yang tidak pro-buruh serta enegakan hukum yang lemah merugikan pekerja.


    Dan berharap yang paling penting dalam tuntutan mereka adalah harga kebutuhan pokok yang  terjangkau berupa stabilitas harga pangan, BBM, dan transportasi. Karena hal tersebutlah yang  langsung mempengaruhi kesejahteraan mereka.


    Didepan gedung DPRD pars aksi GMNI mengakhiri orasi sekitar pukul16.30 Wib dan tetap dikawal oleh aparat keamanan.


    Peringatan May Day Dilapangan Astana Pancing Yang Dihadiri Gubernur Bobby


    Sebelumnya juga dalam Peringatan Hari Buruh Internasional ini  (May Day) 2026  Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memastikan akan menambah anggaran pembinaan buruh melalui Dinas Ketenagakerjaan.


    Komitmen tersebut disampaikan Bobby saat menghadiri peringatan May Day bersama 77 serikat buruh yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Gedung Astaka, Jalan William Iskandar, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (1/5/2026) pada pagi harinya.Semua kegiatan aksi pada hari ini tetap dipantau aparat keamanan dan berjalan aman

    (Ronald.Sihombing)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini