BOLA - Tentu kita masih ingat saat Intermilan ketika dimiliki oleh Pengusaha asal Indonesia, Erick Thohir, pernah menjadi pemilik mayoritas (70% saham) pada periode 2013–2016 sebelum menjualnya ke Suning. Saat itu betapa bangganya kita sebagai orang Indonesia karena klub yang berada di Italia tersebut yang mempunyai sejarah panjang dan prestasi bisa dikendalikan dan dimiliki oleh orang Indonesia.
Demikian juga dengan klub sepak bola Como 1907, Tentu mendengar mendengar nama tersebut akan merasa asing ditelinga orang awam, terutama orang indonesia. Pada hal Como 1907 saat ini pemegang saham mayoritas adalah orang Indonesia.
Penggemar seri A Italia yang ada di Indonesia mungkin hanya mengenal klub AC.Milan, Inter Milan, Ferona, Napoli, Parma , Bologna dan lain sebagainya, karena klub klub tersebutlah yang sering merajai kasta tertinggi sepakbola di negeri Pizza Italia dan mempunyai prestasi di negara eropa.
Como 1907, biasanya disebut Como, adalah klub sepak bola Italia yang bermarkas di kota Como, Lombardia, dan berdiri pada 1907 dan stadionnya berada didekat pantai yang sangat indah, yang bernama stadion Giuseppe Sinigaglia. Saat ini como1907 sedang dipuja dan menjadi fenomena di seluruh dunia setelah bertahun-tahun berkutat di divisi bawah dan mengalami kebangkrutan. Tapi diakuisisi oleh Djarum Group (Hartono bersaudara) pada 2019. Dengan manajemen baru dan sentuhan Cesc Fabregas, Como bangkit dari Serie D ke Serie A pada 2024.
Sejak berdirinya hingga saat ini sudah berusia ratusan tahun, klub ini sudah mempunyai sejarah panjang dan sudah bergonta ganti pemilik klub.
Klub ini sekarang berkompetisi di Serie A, divisi pertama sepak bola Italia, setelah meraih promosi pada kompetisi Seri B 2023–24.
Hartono bersaudara membeli saham mayoritas klub tersebut lewat salah satu bisnis medianya yang berpusat di Inggris degan nama SENT Entertainment ketika klub itu berkutat di divisi empat Liga Italia, Serie D. Mereka membeli klub yang sudah bangkrut itu pada harga 800 ribu euro, setara dengan Rp12,5 miliar melalui lelang.
Pelatih Como 1907 saat ini bukan Kaleng kaleng
Pelatih Como 1907 saat ini adalah
Cech Fabregas, yang merupakan salah satu gelandang terbaik Klub eropah saat itu. awalnya Fabregas bergabung dengan Como sebagai pemain pada tahun 2022 sebelum pensiun dan memulai transisi ke dunia kepelatihan.
Cesc Fabregas mantan pemain bintang Spanyol ini resmi menjabat sebagai pelatih utama mulai 19 Juli 2024, setelah sebelumnya membantu klub promosi ke Serie A, membawa tim tampil impresif di kasta tertinggi Italia.
Sebelumnya dia menjadi asisten dan pelatih interim pada musim 2023/2024. Ia menandatangani kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2028 setelah sukses membawa tim promosi ke Serie A.
Cech Fabregas dikenal sebagai salah satu gelandang kreatif terbaik pada masanya sebelum resmi gantung sepatu.Dia sudah bermain untuk klub klub besar Eropa seperti Arsenal saat masih muda dan saat itu Arsenal dilatih oleh Arsene Wenger dari pransis dan selanjutnya dia pindah, Barcelona, Chelsea, AS Monaco dan terakhir ke Como 1907 dan memulai karir kepelatihan disana. Dan untuk Tim Nasional Spanyol, Fabregas turut andil menjuarai Piala Dunia 2010 dan Euro 2008 & 2012. Sedangkan karier kepelatihan dimulai di usia 36 tahun saat pensiun diklub Como 1907.
Prestasi menjelang Akhir musim
Hal yang kurang beruntung untuk klub dan fans saat ini adalah, meninggalnya salah satu pemilik Como1907 yaitu Michael Bambang Hartono, pada usia 86 tahun pada Kamis, 19 Maret 2026, di Singapura.
Mimpi Como 1907 lolos ke final Coppa Italia pupus usai kalah 2-3 dari Inter Milan pada leg kedua semifinal di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (22/4) dini hari. Kekalahan ini masih bisa diperbaiki pada musim berikutnya.
Sedangkan sisi positifnya saat ini adalah berada diperingkat 5 seri A Italia dengan poin 58, sedangkan posisi puncak seri A saat ini dikuasai oleh Intermilan dengan poin 77, dengan diikuti , Napoli , Milan, Jupentus diurutan keempat, dan niscaya posisi ini masih dapat bergeser hingga musim kompetisi Seri A Berdasarkan informasi terbaru, kompetisi Serie A musim 2024/2025 akan berakhir pada Mei 2025.
Dengan posisinya saat ini di urutan kelima klasemen Serie A, tim ini akan memperoleh tiket untuk berlaga di UEFA Europa League, kesempatan lebih besar masih ada jika mereka berhasil menembus empat besar klasemen akhir liga.
Kita berharap pada kompetisi berikutnya Como1907 akan lebih berprestasi dan tentu dikelola dengan profesionalisme klub, akan berprestasi dan bukan secara kebetulan, dari klub yang baru promosi dapat menembus tim papan atas di seri A Italia dan bisa menjadi pintu bagi pemain sepak bola yang ada di Indonesia bisa lebih membangkitkan prestasi kita do kancah internasional melalui Como
(Ronald.Sihombing)
