• Jelajahi

    Copyright © Media Pamor News
    Best Viral Premium Blogger Templates
    Selamat Datang di MediaPamorNews.Com ➤ Semua Wartawan MediaPamorNews.Com dilengkapi dengan ID Card Wartawan. Kami Adalah Media Dengan Sumber Referensi Terpercaya.

    MEDIAPAMORNEWS.COM

    Fakta di Balik Perampokan Dan Pembunuhan Lansia di Rumbai Pekanbaru, Keempat Pelaku Sudah Ditangkap

    Senin, 5/04/2026 08:58:00 AM WIB Last Updated 2026-05-04T01:59:11Z


     

    Ket.Foto- Salah satu pelaku Kasus perampokan dan pembunuhan di Riau.(Dok.Ist)   


    PEKAN BARU - Kasus pembunuhan yang menewaskan Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) yang terjadi  rumahnya, Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau, pada Rabu, 29 April 2026 masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar Salmon Meha sebagai suami.


    Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua1 yang kami kutip dari  Instagram Polda Riau mengatakan, Para pelaku yang berjumlah empat orang yaitu AF diduga otak pelaku (menantu korban)


    SL, E (alias I), L. Awalnya mereka  hanya berniat melakukan pencurian, perubahan rencana itu terjadi saat para pelaku dalam perjalanan dari Medan menuju Pekanbaru.


    Awalnya mereka ingin mencuri, namun dalam perjalanan dari Medan ke Pekanbaru, niat itu berubah menjadi pembunuhan,” ujar Hasyim, Minggu ( 3 / 5).


    Ia mengungkapkan, pelaku bahkan sempat merencanakan untuk menghabisi seluruh penghuni rumah yang berjumlah empat orang yang ada di rumah tersebut, ujarnya.


    Dalam pengungkapan kasus ini, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau memberikan asistensi penuh kepada penyidik Polresta Pekanbaru, baik secara teknis maupun taktis.


    Polda Riau memberikan asistensi penuh sehingga kasus ini dapat segera terungkap,” katanya.


    Berkat koordinasi lintas wilayah, termasuk dengan Polda Sumatera Utara dan Polda Aceh, seluruh pelaku berhasil diamankan dalam waktu singkat beserta barang bukti.


    Dalam waktu tidak terlalu lama, para pelaku berhasil kami amankan beserta barang bukti yang masih lengkap, karena awalnya mereka hanya ingin mencuri, ujarnya memberi keterangan.


    "Ia menambahkan, barang bukti masih dalam kondisi relatif lengkap karena aksi kejahatan dilakukan secara spontan setelah rencana awal berubah," ujarnya.


    Dari hasil penyelidikan, motif kejahatan diketahui dipicu sakit hati serta keinginan menguasai harta korban, dan otak pelaku adalah menantu korban.


    Sebelum ditangkap, para pelaku sempat berpencar usai berada di Kota Medan. Dua pelaku, SL dan AF, melarikan diri ke wilayah Aceh dan sempat singgah di rumah kerabat.


    Namun, berkat koordinasi cepat dengan Polda Aceh, kedua pelaku berhasil ditangkap tidak lama setelah tiba di lokasi persembunyian, tim langsung melakukan penangkapan,” ujarnya.


    Banyak fakta  baru yang terungkap


    Sebelumnya dikatakan bahwa pelaku AF mantan menantu, pada hal masih menantu. AF mengaku pada tahun 2022 menikah dengan Arnol anak korban tapi pada tahun 2023, AF keluar dari rumah karena adanya tekanan ferbal dari keluarga korban.


    Pelaku yang memegang balok dan si perempuan, menantu korban sudah  bersatus nikah siri sejak 6 bulan lalu.


    Ternyata sebelumnya  pada 8 April 2026, keluarga korban telah kehilangan uang sebanyak 4 Juta Rupiah dirumah tersebut  dan tidak diketahui pelakunya, maka keluarga korban memasang CCTV untuk mengetahui pelaku. Berkat adanya CCTV yang membuat perbuatan jahat tersebut terungkap.


    Rencananya para pelaku bukan hanya mau membunuh si korban, tapi ingin menghabisi empat orang yang ada dirumah tersebut, namun saat itu kebetulan hanya korban sendirian yang berada dirumah.


    Fakta lainnya, para pelaku sebelumnya sempat mengkonsumsi narkoba, sebelum melakukan pembunuhan.

    (Ronald.Sihombing)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini