MEDAN -Ibadah Minggu siang HKBP Seiputih Medan dan pemberian Parbue Pir (penyemangat) yang dilaksanakan setelah acara khotbah siang di Gereja HKBP Seiputih Jalan Rantang Medan, Seiputih Tengah, Medan Petisah, Medan pada, Minggu (1/2/2026).
Ibadah Minggu kali ini adalah Minggu Septuagesima dengan topik" Hidup berbahagia didalam Tuhan".
Siraman Khotbah yang berikan oleh Pdt A.Situmorang (Pdt Fungsional ) dikutip dari dari Matius 5:1--12. Dalam khotbahnya yang disampaikan secara bergantian dalam bahasa indonesia dan bahasa Batak Toba Yang bisa dirangkum media ini yang intinya yaitu :
- Miskin adalah orang yang ketergantungan kepada Tuhan dan sadar akan dirinya sendiri karena melakukan dosa.
- Kebenaran yang baik adalah kebenaran dari Tuhan, bukan kebenaran diri sendiri.
-Kasih yang dari tuhan tidak akan pilih pilih orang untuk dikasihi, itulah kasih karunia Tuhan.
- Munafik, makanya kita harus bisa menyelaraskan hati menjadi bersih. Maka jangan lagi pernah menjadi orang yg munafik.
- Berdamai, merupakan hal yang paling baik untuk kita laksanakan.
-Dicela, karena melakukan yg baik jangan khawatir karena Mereka lah yang memiliki kerajaan Allah.
- Berbahagia, berbagai bukan karena kesuksesan , tapi berbahagia karena Berkat Tuhan .
Dalam Khotbahnya Pdt . A. Situmorang mengatakan " Orang capek untuk mendapatkan kebahagiaan. Maka berbahagialah karena Tuhan akan memberikan kebahagiaan kepadamu ", ujarnya menutup Khotbah.
Pemberian Ulos Olop-olop Untuk Yang berulang Tahun yang ke_ 70
Pada sebelum acara khotbah siang disampaikan pemberian Ulos Olop-olop 70 Tahun kepada Ny.Busmin Hutahayan br Pardede sehubungan dengan genanya beliau 70 pada tanggal 26 Januari 2026.
Pemberian Ulos disampaikan oleh Pendeta Resort Pdt. Alprida Naibaho. Dalam penyampaian pendeta mengatakan semoga pemberian ini merupakan ucapan Syukur dan berkat dari Tuhan dan berkat bagi beliau dan semua keluarga.
Pemberian Parbue Pir dari kepada jemaat terdampak banjir bulan November 2025 lalu
Setelah khotbah siang juga diberikan Parbue Pir kepada jemaat yang terkena dampak banjir pada bulan November 2025 yang lalu. Pemberian bantuan dilaksanakan oleh Pendeta Alprida Naibaho dibantu St Bukit Simanjuntak dan dibantu Sintua Wejk masing masing dari Wejk I hingga Wejk IX.
Dalam pemberian Parbue Pir tersebut pendeta mengatakan Terima kasih kepada Tuhan karena kita bisa berjumpa dengan sehat, pada November 2026 yang lalu, Bajir melanda Sumut, oleh karena itu, maka pimpian pusat HKBP memberikan Parbue Pir kepada jemaat yang terdampak banjir, ujarnya.
Mudah mudahan kita tetap sehat dan dalam lindungan Tuhan serta dijauhkan dari segala bencana, ujar Pendeta Ressort dalam bahasa Batak Toba.
Dalam paparannya pendeta mengatakan bahwa pada saat pertama untuk penerima Parbue Pir hanya 107 orang yang terdaftar , kemudian saat pendataan terakhir menjadi 286 KK, maka terpaksa kami membaginya untuk 286 orang, Kata pendeta .
Pemberian Parbue pir, bukan karena besar tapi sebagai jalan untuk mendoakan
kita semua. Di jauhkan dari bencana pada saat yang akan datang, ujar pendeta mengakhiri.
Untuk diketahui, banjir bandang yang melanda pulau sumatera pada 25 November 2025 , warga kota Medan juga terdampak termasuk wilayah kelurahan Seiputih tengah dan wilayah tetangga yang berada dikecamatan Medan Petisah , Medan. Warga jalan cangkir hampir seluruhnya mengungsi untuk menyelamatkan diri kebangunan yang tinggi, termasuk dari dari Wejk V ruas HKBP Seiputih yang pada saat itu mengungsi ke gedung Wisma Angkola yang berada diwilayah tersebut.
(Ronald.Sihombing)
