• Jelajahi

    Copyright © Media Pamor News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    MEDIAPAMORNEWS.COM

    Selamat Datang di MEDIAPAMORNEWS.COM ➤ Tegas - Berimbang - Terpercaya ➤ Semua Wartawan MEDIAPAMORNEWS.COM dilengkapi ID CARD WARTAWAN. Kami Adalah Penyaji Referensi Berita Terpercaya - Terimakasih.

    President RI :Pelaksanaan Upacara Memperingati Hari Kesaktian Pancasila Di Lakukan Bertempat Lubang Buaya

    Minggu, Oktober 01, 2023 WIB Last Updated 2023-10-01T04:09:26Z

     


    JAKARTA : Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Selesai pelaksanaan upacara, Jokowi meninjau serta berdoa di Sumur Lubang Buaya. Minggu (1/10/2023) 


    momen tersebut terjadi usai pelaksanaan upacara. Turut hadir dalam peninjauan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

    Selain itu, para Menteri Kabinet Indonesia Maju mengikuti Jokowi untuk meninjau Sumur Lubang Buaya. Peninjauan diiringi lagu Gugur Bunga karya Ismail 


    Sampai di depan Sumur Lubang Buaya, Jokowi tampak berdoa bersama sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju. Jokowi bersama sejumlah menteri 


    lalu mengambil sikap berdoa, mengangkat kedua tangan.

    Sebagai informasi, Sumur Lubang Buaya adalah tempat pembuangan perwira Angkatan Darat yang menjadi korban G30S PKI. Tubuh mereka dimaksukkan ke dalam lubang kecil, sehingga lebih dari satu orang menumpuk di dalamnya.


    Para korban yang sudah dievakuasi dari Lubang Buaya kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

    Sebagaimana diketahui,  


    tanggal 1 Oktober, masyarakat Indonesia merayakan Hari Kesaktian Pancasila. Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan oleh Presiden Soeharto setelah peristiwa Pengkhianatan G30S/PKI pada 1965.


    Hari Kesaktian Pancasila diperingati untuk mengenang kembali bagaimana Pancasila sebagai dasar negara berdiri teguh dari berbagai upaya yang dilakukan untuk menjatuhkannya.


    Keteguhan Pancasila yang diterjang berbagai upaya membelokkan ideologi bangsa menjadikannya pusaka yang diakui kesaktiannya. 


    Peringatan ini juga sebagai tanda penghormatan pada para pejuang yang gugur dalam mempertahankan Pancasila dalam peristiwa Pengkhianatan G30S/PKI.


    Pancasila dirumuskan oleh Presiden Sukarno pada saat Indonesia merdeka. Lahir dari objektivitas berdasarkan keadaan saat itu, Pancasila belum bisa dianggap pusaka yang sakti. Seiring berjalannya waktu kepemimpinan Sukarno, Pancasila diterima dengan tangan terbuka oleh masyarakat Indonesia 

    (Red)

    Sumber: Detik Com


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini