• Jelajahi

    Copyright © Media Pamor News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    MEDIAPAMORNEWS.COM

    Selamat Datang di MEDIAPAMORNEWS.COM ➤ Tegas - Berimbang - Terpercaya ➤ Semua Wartawan MEDIAPAMORNEWS.COM dilengkapi ID CARD WARTAWAN. Kami Adalah Penyaji Referensi Berita Terpercaya - Terimakasih.

    Capres Ganjar Pranowo saat Berpidato Rakernas IV PDIP, Sepi Tepuk Tangan Peserta..Puan Maharani Heran. Seperti Kayak Nonton wayang

    Sabtu, September 30, 2023 WIB Last Updated 2023-09-30T09:29:50Z

    JAKARTA : Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengaku heran para peserta Rapat Kerja Nasional atau Rakernas IV PDIP tak tepuk tangan saat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri, Bakal Calon Presiden Ganjar Pranowo, dan Presiden Joko Widodo atau Jokowi berpidato.


    Kok kemarin di pembukaan Rakernas. kayak anyep banget gitu lho kayak acara upacara 17 Agustus, enggak ada sorak-sorai," ujar Puan saat berpidato dalam hari kedua Rakernas PDIP di JIExpo, Sabtu, 30 September 2023.


    Saat Megawati berpidato, misalnya, Puan mengatakan peserta Rakernas yang terdiri dari perwakilan kader PDIP di seluruh Indonesia itu baru bertepuk tangan ketika diminta. 


    Pidato Ibu (Megawati) kalau enggak disuruh tepuk tangan, enggak tepuk tangan. Tepuk tangannya cuma cilik tok. Baru Ibu (bilang) kok enggak semangat, baru tepuk tangan," ujar Puan.


    Puan pun menyesalkan tak banyak tepuk tangan terdengar dari para peserta saat Ganjar berpidato. Dia meminta para peserta Rakernas tetap bertepuk tangan tanpa memandang isi pidato atau tidak.


    Terus pidato capres. Mau oke enggak oke mbok ya tetep tepuk tangan, wong masuk TV," kata dia.


    Meski pidato Jokowi cenderung datar, Puan pun meminta para peserta Rakernas tetap bertepuk tangan. "Pidato Pak Presiden mungkin datar ya tapi mbok ya tepuk tangan biar kesannya kita semangat," kata dia.


    Ketika mendengar tanggapan peserta Rakernas bahwa mereka dilarang tepuk tangan, Puan menyebut hal itu hanya berlaku saat upacara. "Kalau dalam upacara memang saya sepakat tidak boleh tepuk tangan. Benar. Itu upacara protokol. Cuma pas lagi pidato itu lho," kata dia.


    Puan mengatakan minimnya tepuk tangan itu mirip seperti situasi menonton konser Melayu dan wayang. "Iki piye sih tepuk tangan dikit banget. Itu kayak bukan PDIP. Itu kayak nonton konser. Konsernya bukan konser musik, tapi konser Melayu. Kayak nonton wayang," kata dia.

    (Red)

    Sumber : TEMPO.CO




    Komentar

    Tampilkan

    Terkini