MEDAN - Sekolah Islam Terpadu (SIT) Jabal Noor bersama Pondok Pesantren (Ponpes) Qur'an Jabal Noor sukses menggelar acara Wisuda Akbar Tahfidz Al-Qur'an yang ke-X hari ini, Sabtu (30/5/2026).
Dalam momentum acara yang menjadi sejarah terindah itu, sebanyak 260 santri dan santriwati dari berbagai jenjang pendidikan resmi diwisuda setelah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur'an.
Acara monumental tersebut disaksikan langsung oleh sekitar 1.100 tamu undangan ini dan berlangsung dengan khidmat dan meriah di Griya Benn Convention Hall, Jalan Tengku Amir Hamzah, Medan.
Wisuda Akbar dihadiri langsung oleh pimpinan pondok pesantren, KH. Zulfiqar Hajar, Lc., beserta keluarga besar yang turut berhadir mendampingi, terlihat di antaranya Ustadz Hasanul Arifin, Ustadz Amar Zulfiqar, serta Ustadz Khalid Zulfiqar yang hadir bersama istri dan anak-anak.
Kehadiran sejumlah tokoh lintas sektor, akademisi senior, dan pejabat pemerintahan juga turut menambah kekhidmatan acara. Selain itu, tampak hadir juga memberikan dukungan penuh, perwakilan resmi dari Walikota Medan serta perwakilan dari Kapolrestabes Medan.
Selain itu, hadir pula para tokoh masyarakat dan akademisi terkemuka seperti Prof. Dr. H. Mohammad Hatta, Prof. Dr. H. Amiruddin MS, Dr. H. Amhar Nasution, serta Ibu Hj. Inong.
Turut hadir juga Bapak H. Erwin selaku panitia pembangunan Pondok Pesantren Jabal Noor, yang selama ini ikut mengawal pengembangan sarana pendidikan bagi para santri.
Selain prosesi wisuda yang sakral, Para hadirin disuguhkan berbagai penampilan seni islami yang dibawakan oleh siswa-siswi SIT Jabal Noor, seperti musikalisasi puisi yang penuh penghayatan, serta lantunan sholawat dan lagu-lagu religi melalui kesenian Hadroh dan Qosidah yang dibawakan secara apik dan memukau.
Direktur SIT Jabal Noor, Ustadz Chandradika Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian luar biasa para santri. Beliau menekankan pentingnya menjaga hafalan dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami sangat bersyukur dan bangga melihat kegigihan anak-anak kita hingga bisa berdiri di panggung wisuda hari ini. Wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal bagi mereka untuk menjadi agen perubahan yang membawa syiar Islam. Kami berharap nilai-nilai Al-Qur'an ini melekat dalam karakter mereka dan menjadi fondasi untuk meraih masa depan yang gemilang," tutur Ustadz Chandradika Setiawan.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren, KH. Zulfiqar Hajar, Lc., juga mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran acara ini. Beliau menyampaikan bahwa wisuda akbar tahun ini diharapkan mampu melahirkan generasi Qur'ani yang tangguh dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Harapan kami, para lulusan dari SIT Jabal Noor dan Pondok Pesantren Jabal Noor ini dapat menjadi generasi yang bermanfaat, saleh dan saleha, berbakti kepada orang tua, serta mampu mengharumkan nama baik keluarga, masyarakat, dan negara, baik di tingkat nasional maupun internasional," ungkap KH. Zulfiqar Hajar, Lc. dalam sambutannya.
Geliat dukungan dan apresiasi dari berbagai pihak juga terlihat dari banyaknya karangan bunga ucapan selamat yang memenuhi area convention hall sejak Jumat malam, menandakan besarnya dukungan masyarakat terhadap pendidikan berbasis Al-Qur'an di Sumatera Utara.
Melalui momentum Wisuda Akbar ke-X ini, SIT dan Ponpes Qur'an Jabal Noor menegaskan kembali komitmennya dalam mencetak kader-kader bangsa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman akhlak dan spiritual yang bersumber dari Al-Qur'an.
(Soni)

