BLITAR - JATIM - Peternak ayam petelur di Blitar, membagi - bagikan telur gratis kepada Masyarakat, dengan total 62,5 ton telur pada, senen, 2/6/2026.
Dengan adanya Begi - bagi telur kepada Masyarakat yang dimaksud sebagai protes atas anjloknya harga telur yang dibawah harga pokok produksi, yang dilakukan di jalan depan Kantor Bupati Blitar tepatnya di wilayah Kecamatan Kanigoro.
Dengan pembagian telur tersebut tepat dibawah Patung Bungkarno depan Kantor Kabupaten Blitar, warga berbondong bondong berebut telur gratis.
Kordinator peternak ayam petelur Suyono mengatakan, ratusan peternak ayam petelur sekala mikro dan menengah yang bergabung dalam aksi tersebut bisa mengumpulkan kurang lebih 1 juta butir telur.
Telur yang kami bagikan gratis jumlahnya sekitar 1 juta butir atau bobot 62'5 ton" tuturnya.
Lanjut telur yang sebanyak itu dimuat oleh 200 pikup dan truk yang dibagikan di sepuluh titik di wilayah Kabupaten Blitar, yang pertama di bagikan di depan Kantor Bupati Blitar, di Kanigoro.
Bagi - bagi telur bahwa aksi yang dilakukan para peternak ayam petelur sekala mikro menengah yang ada di Kabupaten Blitar, Trenggalek, Tulungagung. Suyanto sebagai kordinator aksi, mengatakan.
Karena harga telur sudah dua bulan ini jatuh dibawah HPP yang ditetapkan Pemerintah pada saat yang sama harga pakan naik".jelasnya.
Harga telur ditingkat kandang hanya kisaran Rp. 20.000,- hingga Rp. 21.000,- perkilo gram, dengan kenaikan pakan HPP telur berada diangka Rp. 23.000,- per kilo gram.
"Ya kami dan para peternak ayam petelur rugi kisaran Rp.2000,- perkilo gram tinggal dikalikan beberapa populalisasinya dan produksi telur setiap harinya". Imbuhnya.
Jika harga pakan peternak tidak akan membaik ribuan peternak ayam petelur tingkat mikro dan menengah wes akan gulung tikar.
Ya, kalau peternak besar punya stok pakan untuk jangka waktu tertentu. La kalau kami, hasil telur hari ini langsung dipakai untuk membeli pakan besuknya". Pungkasnya.
(Mujani)
