• Jelajahi

    Copyright © Media Pamor News
    Best Viral Premium Blogger Templates
    Selamat Datang di MediaPamorNews.Com ➤ Semua Wartawan MediaPamorNews.Com dilengkapi dengan ID Card Wartawan. Kami Adalah Media Dengan Sumber Referensi Terpercaya.

    MEDIAPAMORNEWS.COM

    Puluhan Ruas Jalan Di Kabupaten Blitar Masih Minim Penerangan.

    Sabtu, 4/11/2026 08:11:00 PM WIB Last Updated 2026-04-11T13:11:17Z

    BLITAR - JATIM  Dengan adanya ruas jalan di Kabupaten Blitar Jawa Timur, masih minim penerangan jalan saat ini bakal segera ditangani. Dinas Perhubungan sedang menyiapkan 92 titik pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum ( PJU ) pada tahun ini.


    Dengan langkah progam tersebut ini masih dalam tahap pematangan perencanaan. Kurniawan Wibowo, selaku Kepala Bidang Perlengkapam Jalan, DISHUB Kabupaten Blitar mengatakan, penentuan lokasi dilakukan berdasarkan tingkat kebutuhan serta kepadatan lalu Lintas.


    Iya, ini masih kami matangkan ditahap perencanaan termasuk penentuan tik - titik prioritasnya" Ucapnya. 11/4/2026.


    Tujuh wilayah didalam daftar prioritas, antara Desa Kuningan, Desa Dadaplangu, Desa Kalimanis, Desa Sumberagung, juga kawasan Kanigoro dan Nglegok.


    Dikawasan sekitar Kantor Kabupaten ( KANKAB ) di Kanigoro menjadi titik terbanyak kisaran 29 Unit. Kelurahan Kanigoro 16 Unit, dan Desa Sumberagung, Desa Kalimanis, masing masing 11 Unit.


    Dinas Perhubungan juga membuka peluang penambah titik pemasangan. Namun tergantung pada kesiapan infrastruktur pendukung di lapangan.


    Kalau Instasi pendukung sudah ada, dan sangat memungkinkan untuk kita tambah".jelasnya.


    Dari sekedar penerangan keberadaan PJU penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dalam hari. Penerangan ini penting untuk menekan dalam resiko kecelakaan".Tambahnya.


    Selain itu penerangan yang cukup, adanya aktivitas Masyaraka dengan lancar, termasuk sektor ekonomi diwilayah Desa juga Kelurahan.


    Maka dengan penerangan yang cukup, aktivitas Masyarakat bisa lebih lancar, juga termasuk ekonomi". Tutupnya.

    (Mujani)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini