• Jelajahi

    Copyright © Media Pamor News
    Best Viral Premium Blogger Templates
    Selamat Datang di MediaPamorNews.Com ➤ Semua Wartawan MediaPamorNews.Com dilengkapi dengan ID Card Wartawan. Kami Adalah Media Dengan Sumber Referensi Terpercaya.

    MEDIAPAMORNEWS.COM

    Konsisten Dalam Merawat alam dan Jaga Ekosistem Danau Toba, Bupati Samosir bersama Yayasan Pusuk Buhit Tebar 1.000 Bibit Ikan dan Tanam 1.000 Pohon

    Jumat, 4/10/2026 05:27:00 PM WIB Last Updated 2026-04-10T10:27:44Z

    Media Pamor Samosir, (10-4-2026)


    SAMOSIR - Pemerintah Kabupaten Samosir bersama Yayasan Pusuk Buhit melakukan aksi nyata pelestarian lingkungan dengan menebar 1.000 bibit ikan di Danau Toba serta menanam 1.000 pohon di kawasan Waterfront City (WFC) Pangururan dan Pusuk Buhit, Jumat (10/4/2026).


    Kegiatan yang berlangsung di Pesanggrahan, depan Rumah Dinas Bupati Samosir ini dihadiri Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk, Kapolres Samosir AKBP Rina Tarigan, Asisten II Hotraja Sitanggang, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Danramil Pangururan, Praeses Distrik VII Samosir Pdt. Rintalori Sianturi, serta mahasiswa KKN Quality.

    Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi atas inisiatif Yayasan Pusuk Buhit yang dinilai sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam dan ekosistem Danau Toba.

    Penebaran bibit ikan dan penanaman pohon ini menjadi bukti komitmen kita menjaga keseimbangan ekosistem. Harapan kita, upaya ini tidak berhenti di generasi sekarang, tetapi terus berlanjut dan menjadi contoh bagi masyarakat luas,” ujar Vandiko.


    Menurutnya, pelestarian lingkungan membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, hingga para perantau. Jika ekosistem Danau Toba terjaga, maka sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat, khususnya nelayan, juga akan ikut meningkat.


    Danau Toba harus tetap menjadi sumber kehidupan. Jika lingkungannya terjaga, wisatawan akan datang dan masyarakat yang bergantung pada danau ini dapat meningkatkan pendapatan,” katanya.


    Vandiko juga menekankan pentingnya penggunaan bibit ikan yang sesuai dengan spesies endemik Danau Toba agar tidak merusak keseimbangan ekosistem.


    Ketua Yayasan Pusuk Buhit, Effendy Naibaho, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari soft launching gerakan penanaman 10 juta pohon. Selain itu, pihaknya juga melakukan penebaran bibit ikan dan penanaman pohon secara simbolis.


    Kegiatan ini bertujuan menjaga Danau Toba dan lingkungannya dengan semangat ‘Suan Unang Taba’, kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” ujarnya.


    Ia menambahkan, kegiatan tersebut turut didukung oleh Yayasan Si Raja Batak dan ormas PBB.


    Sementara itu, Praeses Distrik VII Samosir Pdt. Rintalori Sianturi mengatakan pihak gereja juga akan ambil bagian dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui rencana penanaman pohon pada 18 April mendatang di kawasan Pusuk Buhit.


    Danau Toba dan Samosir adalah rumah kita bersama. Kalau alam tidak aman, kita juga tidak akan aman,” ujarnya.


    Kapolres Samosir AKBP Rina Tarigan menilai kegiatan tersebut sebagai langkah serius dalam upaya konservasi Danau Toba, terutama di tengah menurunnya populasi ikan. “Kami berkomitmen untuk mendukung penuh upaya konservasi dan bersinergi menjaga kelestarian Danau Toba,” katanya.

    (Sasnaek.Nbh)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini