• Jelajahi

    Copyright © Media Pamor News
    Best Viral Premium Blogger Templates
    Selamat Datang di MediaPamorNews.Com ➤ Semua Wartawan MediaPamorNews.Com dilengkapi dengan ID Card Wartawan. Kami Adalah Media Dengan Sumber Referensi Terpercaya.

    MEDIAPAMORNEWS.COM

    DIMASA PEMERINTAHAN JTP/DENS PEMKAB TAPUT KURANG PEDULI KELANGKAAN PUPUK

    Sabtu, 4/11/2026 07:55:00 AM WIB Last Updated 2026-04-11T00:56:12Z

    Mediapamornews.com Taput

      

    TAPUT-  Satu tahun sudah keberadaan pupuk sangat langka di Kabupaten Tapanuli Utara, kalau pun ada harga yang dijual dipasaran bervariasi di pengecer Rp 750 ribu per saknya, meski begitu untuk mendapatkanya menurut warga petani dikatakan sangatlah sulit.

       

    Dari pantauan wartawan dilapangan saat ini, di beberapa pengecer dan sub agen atau distributor, jarang masuk kalaupun ada jumlahnya terbatas seperti terlihat di pertokoan pupuk wilayah Kecamatan Tarutung, dan Kecamatan Siborong-borong maupun Pangaribuan kondisinya kosong sampai sekarang.

      

     Bahkan warga mengatakan mulai dari bulan Januari barang nya sangat sulit ditemukan belum tau apa penyebabnya, Sorta seorang pedagang eceran di Desa Simangumban mengatakan pupuk masuk ke toko kami akhir - akhir ini tidak tentu.



    Kadang hitungan bulan, kalau masuk gak sampai seminggu pupuknya sudah habis diserbu warga, jika di agen saja susah apalagi dipengecer" keluh oppung - oppung di pelosok Desa yang merobah jenis pupuk kebutuhan pertanianya akibat kelangkaan.

       

    Untuk pengecer, wartawan juga mendatangi beberapa tempat dan itu terletak di wilayah Kecamatan Tarutung yang notabenenya ibu kota Tapanuli Utara, informasinya sama dengan apa yang disampaikan warga pedesaan.

       

    Tapi kami tak tahu juga memang sudah setahun ini langka kalau pun ada gak sampai hitungan bulan dah habis diserbu warga, tapi informasinya ada juga yang jual sampai Rp 750 ribu persaknya.

      

     Pintauli seorang warga Desa Bahal Batu Kecamatan Siborong-borong mengaku sudah keliling sampai ke Taput tetapi tidak ada barangnya semuanya kosong, Pinta berharap Pemkab lebih peduli.

       

    Wartawan temukan gudang penyimpanan pupuk yang di kelola oleh Perusahaan daerah pertanian yang beralih pengurus dimasa Pemerintahan Bupati Taripar Hutabarat bersama wakilnya Deni Lumbantoruan, saat ini kurang berfungsi dikelola oleh pengurus baru itu.

      

     LSM LP3SU Advocat Sahala Saragi berharap Pemkab Taput segera memperhatikan hal tersebut karena sangat meresahkajn masyarakat terutama Petani yang memanfaatkan pupuk untuk sawah maupun kebunya apalagi bagi pedagang pupuk yang sangat membutuhkanya.

    (ALAN DELON)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini