• Jelajahi

    Copyright © Media Pamor News
    Best Viral Premium Blogger Templates
    Selamat Datang di MediaPamorNews.Com ➤ Semua Wartawan MediaPamorNews.Com dilengkapi dengan ID Card Wartawan. Kami Adalah Media Dengan Sumber Referensi Rerpercaya.

    MEDIAPAMORNEWS.COM

    Suasana Tahun Baru Imlek di Medan Tidak Seramai Biasa

    Selasa, 2/17/2026 02:38:00 PM WIB Last Updated 2026-02-17T07:39:13Z

     



    Keterangan foto- Suasana Imlek di Vihara Borobudur Jalan Imam Bonjol Medan masih sepi, Selasa 17 Februari 2026 pagi. Dok.Ronald Sihombing


    MEDAN  --Suasana tahun Baru Imlek,  Selasa 17 Februari 2026 dikota Medan, Sumatera Utara, tidak seperti Tahun Baru Imlek tahun sebelumnya. Hal ini terlihat pagi ini sekitar pukul 10.00 Wib dibeberapa komplek yang  merupakan mayoritas WNI suku Tionghoa yang ada di kota Medan.


    Seperti di jalan Punak  daerah Medan Petisah dan didaerah sekitar jalan Sumatera disekitar pasar (Pajak) Beruang dan beberapa lokasinlainnya,  terlihat situasinya sepi. Pada hal biasanya wangi Dupa sudah menyebar dari depan halaman rumah masing masing warga tersebut  ketika perayaan Imlek.


    Menurut pantauan media ini, disekitar Vihara Borobudur jalan imam Bonjol Medan, warga yang melaksanakan ibadah tidak terlihat membludak hanya beberapa orang yang memarkirkan mobil disepanjang jalan dan juga tidak seramai ramai biasa pada perayaan tahun baru Imlek.


    Hanya pedagang perlengkapan sembahyang dan petugas kepolisian yang terlihat menjaga pengamanan disekitar lokasi.


    Berbeda dengan Vihara Setia Budi jalan Irian Barat Medan Kota, justru pemilik mobil terlihat antri masuk kedalam Vihara untuk melaksanakan sembayang. Selain itu didepan Vihara banyak penjual perlengkapan sembahyang berlarian mengejar mobil tersebut.


    Selain itu di kedua vihara terlihat puluhan  pengemis untuk mendapatkan belas kasihan dari  orang yang selesai melaksanakan sembahyang, biasanya setiap harinya di kedua Vihara tersebut akan selalu diramaikan oleh puluhan bahkan ratusan pengemis.


    Salah seorang Satuan pengamanan (Satpam) di Vihara Borobudur yang tidak mau disebutkan namanya (Sebut saja Martono) mengatakan kepada media ini, Hari hari biasa sudah ramai ini bang katanya singkat sambil memperhatikan orang yang lalu lalang.


    " Jam segini pada Imlek sebelumnya sudah pada ramai bang, mungkin sore atau besok,  tapi bisa jadi orang orangnya sudah pada keluar kota semua liburan bang, " kata Martono.


    Mungkin yang berbeda hanya disekitar jalan Ahmad Yani sekitar Kesawan Medan yaitu disekitar Rumah tua Tjong A fie Mension, terlihat dan disekeliling jalan  Lampion menghias dengan semarak disepanjang jalan tersebut, karena pada malam hari lokasi ini merupakan salah satu kuliner malam dikota Medan, dan hanya anak muda (orang lokal )yang biasanya nongkrong disana untuk menikmati udara malam.


    Imlek dan tradisinya


    Bagi banyak orang Tionghoa, Tahun Baru Imlek lebih dari sekadar pengaturan ulang kalender. Ini adalah momen bersama untuk mengirimkan berkah dan menetapkan rencana untuk tahun mendatang. Selain itu setiap momen Imlek keluarga akan berkumpul bersama dan pembagian angpau (Amplop berisi uang ) dari keluarga yang paling tua kepada anggota keluarga.


    Tahun Baru Imlek diperkirakan sudah ada sejak abad ke-14 SM, ketika masa pemerintahan Dinasti Shang, dan asal-usulnya kaya akan legenda.


    Kota-kota di seluruh China dan miliaran warga keturunan Tionghoa di dunia bersiap menyambut Tahun Baru Imlek pada 17 Februari, ketika shio akan berubah dari Tahun Ular menjadi Tahun Kuda.

    (Ronald.Sihombing)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini