• Jelajahi

    Copyright © Media Pamor News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    KPU Bersama Media Diskusi "Peran Media Mewujudkan Pemilu 2024 Berintegritas

    Jumat, Desember 09, 2022 WIB Last Updated 2022-12-09T03:14:45Z










    MEDIAPAMORNEWS" COM -SUMUT

    Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Sumatera Utara mengadakan diskusi dengan media dengan tajuk” Peran Media Mewujudkan Pemilu 2024 Berintegritas” yang diadakan di Ballroom Le Polonia Hotel & Convention Jalan Sudirman No.14 Medan, Kamis (8/12/2022).


    Dalam diskusi yang dihadiri seratusan jurnalis, ada beberapa nara sumber yang berkompeten dari KPU dan dari paraktisi media, seperti Benget Silitonga dari Parhubmas KPU Sumut, Lia Anggia Nasution dan J.Anto dari Praktisi media.






    J.Anto memaparkan materi mengenai “Tantangan dan urgensi media massa dalam pemilu 2024″ Berharap Agar Media tidak memihak pada salah satu peserta Calon tanpa melihat  tape Record nya,,Rekam jejaknya.






    Benget Silitonga memaparkan mengenai” Kesiapan dan tantangan pemilu 2024″

    dan terakhir dari Lia Anggia Nasution dengan “Memaknai ulang fungsi media : Ruang dialog publik pemiih dan peserta pemilu.


    Benget Silitonga mengatakan, bahwa pemilu 2024 adalah pemilu kolosal karena melibatkan dana terbesar sebesar Rp-76 Triliun dan melibatkan petugas yang banyak.


    Menurut Benget Silitonga Dana tersebut lebih banyak untuk pelaksanaaan petugas yang direkrut dan untuk dana  beberapa tahapan pemilu ,Karena melibatkan Petugas Pemilu yang lebih Banyak dari Pemilu Sebelumnya.


    Sedangkan para Narasumber lain mengatakan bahwa banyak persoalan persoalan yang harus diperhatikan oleh media, salah satunya adalah peran media sebagai alat edukasi untuk masyarakat pemilu, sebagai penyambung program menyambung informasi untuk masyarakat.


    Dalam diskusi ini banyak pertanyaan dari jurnalis mengenai pemilih yang partisan dan sebagainya, termasuk hal tehnis mengenai pengawasan media agar berimbang.


    Salah satu usul dari peserta Bigmen Panjaitan dari Jelajah news.com yang mempertanyakan bagaimanana sekiranya KPU agar mengawasi mengenai spanduk para Caleg agar ditata keberadaannya dan jumlahnya , hal ini berguna untuk menghindari kesemrawutan dan keindahan tata kota, juga untuk menjaga agar caleg yang mempunyai cost yang besar tidak sembarangan dibanding yang tidak mempunyai cost kecil” Kata Bigmen.


    Semua pertanyaan dan usul dari media termasuk workshop dan peningkatan kapasitas tersebut nanti akan dibuatkankan usulan, ke KPU pusat dan nantinya semoga di 2023 akan ada upaya kolaborasi dengan media, Karena media mempunyai peran yang sanggup menjangkau masyarakat , Kata Benget.


    Benget Silitonga mengatakan diakhir diskusi  ada dua hal kami perhatikan, satu melayani pemilih dan dua melayani peserta pemilu.


    Tetapi satu hal yang paling utama adalah bahwa pemilu itu untuk membentuk pemerintahan( Eksekutif maupun Legislatif )yang Bertujuan untuk Kesejahteraan  Rakyat Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, Sehingga Pemilu yg di selengarakan Bisa berjalan dengan succes dan melahirkan Pemerintah yang Dapat Membawa Indonesia lebih Maju dan sejahtera..Ucap Benget Silitonga,di sela Menutup Diskusi ,,KPU dan Media.

    (Ridwan.Naibaho)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    nasional

    +