Mediapamornews.com Taput
TAPUT - Kepala UPT Puskesmas Sipahutar dr Reynold Situmorang alergi saat dikonfirmasi masalah keberadaan fisik Puskesmas diantaranya mobiler kursi dan joroknya kamar mandi WC juga kumuhnya ditumbuhi ilalang pekarangan sekitarnya lokasi kantor Puskesmas Sipahutar Pemkab Taput.
Hasil penelusuran, puluhan mobiler rusak berjejer di dalam dan di luar depan ruang tunggu yang dibiarkan kapus menambah kumuhnya pekarangan Puskesmas menjadikan lokasi pekarangan dan pemandangan para pasien terganggu kesehatanya.
Begitu juga sampah yang menumpuk di tongnya dibiarkan petugas disana juga mobiler kursi yang digunakan pasien dalam menunggu mengalami rusak berat menambah ketidak nyamanan saat pasien duduk menunggu antrian berobat, terpantau ruang TPS limbah B3 tidak terawat berisiko menularkan penyakit.
Sekaitan temuan ini, anggaran penggunaan dari dana Biaya Operasional Kesehatan juga Jaminan Kesehatan Nasional diduga diselewengkan, saat Kapus di konfirmasi tidak mau menerima kedatangan wartawan, sepertinya alergi maka melalui pemberitaan ini pihak Kejari Taput didesak usut penggunaan anggaran di Puskesmas ini.
Pantauan media dilokasi Puskesmas yang terlihat mewah gedungnya mobilernya hancur - hancuran, saat memasuki gedung mewah kumuhnya sampah berserak dan bertumpuk dengan abu tebal sepertinya jarang dibersihkan padahal Puskesmas fungsinya untuk mewujudkan masyarakat sehat yang seharusnya lebih bersih.
(Alain Delon)
