MEDAN – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pondok Aspirasi Sumatera Utara resmi mendeklarasikan sekaligus melantik jajaran pengurus pusat beserta 16 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat di Adora Convention Hall, Jalan Harmonika/Jalan Setia Budi No. 7, Medan, Sabtu (18/7/2026).
Pelantikan dipimpin langsung oleh Pembina dan Penasehat LSM Pondok Aspirasi Sumut, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., yang juga merupakan Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.
Acara diawali dengan penampilan hiburan dari Miracle Voice, kemudian dipandu oleh pembawa acara Siren Naibaho. Selanjutnya, Dewan Pembina Budi Antoni Sinaga membacakan Surat Keputusan Dewan Pendiri, Dewan Penasehat, dan Dewan Pembina LSM Dewan Pimpinan Pusat Pondok Aspirasi Sumut Nomor 00/SK-DPP/PH/VII/2026 tentang Pengangkatan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat LSM Pondok Aspirasi Sumut Masa Bakti 2026–2031.
Dalam pelantikan tersebut, Riduan Naibaho, S.H. resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum DPP LSM Pondok Aspirasi Sumut, didampingi Jerry Edhy Manullang sebagai Sekretaris Jenderal dan Martin sebagai Bendahara Umum.
Selain itu, turut dilantik jajaran pengurus berbagai departemen, yakni Departemen Organisasi dan Konsolidasi, Departemen Hukum dan Advokasi, Departemen Humas dan Media, Departemen Pendidikan dan Pelatihan, Departemen Perempuan dan Perlindungan Anak, Departemen Usaha dan UMKM, Departemen Informasi dan Kebijakan Publik, Departemen Politik dan Sosial, Departemen Seni dan Hiburan, Departemen Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Departemen Pemuda dan Olahraga.
Pada kesempatan yang sama, juga dikukuhkan para pemegang mandat DPD Pondok Aspirasi dari 16 daerah, yakni Kota Binjai, Kota Tanjung Balai, Kabupaten Samosir, Kota Medan, Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Dairi, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias, dan Kota Tebing Tinggi.
Dalam sambutannya sebelum prosesi pelantikan, Maruli Siahaan mengawali pidatonya dengan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta salam lintas agama sebagai simbol persatuan dan keberagaman.
Ia menegaskan bahwa LSM Pondok Aspirasi Sumut harus hadir sebagai organisasi yang dicintai masyarakat, memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, serta tidak menjadikan kegiatan organisasi semata-mata untuk mencari kesalahan pihak lain.
Menurutnya, organisasi harus mampu melahirkan program-program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membantu warga yang mengalami kesulitan ekonomi, pendidikan, kemiskinan, dan pengangguran.
"Kita harus membangun kemitraan yang baik dengan pemerintah, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dunia usaha, media, dan seluruh elemen masyarakat. Melantik pengurus itu mudah, tetapi mempertahankan organisasi agar tetap solid dan bermanfaat jauh lebih berat. Dibutuhkan keikhlasan, pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, dan hati untuk benar-benar menjadi wadah aspirasi masyarakat," tegas Maruli.
Ia juga mengingatkan seluruh pengurus agar tidak memandang organisasi sebagai tempat mencari keuntungan pribadi.
"Jika kita tulus membantu masyarakat, saya yakin masyarakat juga akan membantu membesarkan organisasi ini," ujarnya.
Maruli menjelaskan bahwa secara umum tugas utama DPP LSM Pondok Aspirasi Sumut meliputi:
• Menampung aspirasi, keluhan, kebutuhan, dan harapan masyarakat dari berbagai lapisan, khususnya di Sumatera Utara.
• Menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
• Memberikan advokasi serta pendampingan hukum kepada masyarakat untuk memperoleh hak-haknya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
• Mengawasi pelaksanaan kebijakan publik secara objektif, konstruktif, transparan, dan akuntabel agar berpihak kepada kepentingan masyarakat.
• Memberdayakan masyarakat melalui berbagai program sosial dan peningkatan kapasitas.
• Membangun kemitraan strategis dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai LSM lainnya guna mendukung pembangunan daerah dan memperkuat semangat gotong royong.
Maruli menegaskan bahwa LSM Pondok Aspirasi Sumut harus menjadi rumah bagi aspirasi masyarakat, bukan sekadar organisasi formalitas.
"Kita harus hadir mendengar, membantu mencari solusi, mengawal kepentingan rakyat, sekaligus menjadi mitra pemerintah yang kritis, objektif, dan konstruktif. Organisasi ini juga harus aktif melaksanakan pendidikan, pelatihan, penyuluhan, pemberdayaan ekonomi, sosial, dan pelestarian lingkungan," katanya.
Ia juga berpesan kepada Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal agar rutin melakukan evaluasi kinerja, baik setiap bulan maupun setiap triwulan.
"Tanpa evaluasi tidak akan ada perbaikan. Organisasi yang besar adalah organisasi yang terus belajar dan memperbaiki diri," pesannya.
Usai prosesi pelantikan, seluruh pengurus DPP LSM Pondok Aspirasi Sumut melaksanakan aksi sosial berupa pembagian nasi kotak kepada anak-anak jalanan, masyarakat kurang mampu, dan para gelandangan di sejumlah titik lampu merah serta kawasan jalan protokol di Kota Medan.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen LSM Pondok Aspirasi Sumut untuk tidak hanya hadir sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi juga sebagai wadah pengabdian yang mengedepankan kepedulian sosial, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan sinergi dengan pemerintah demi mewujudkan Sumatera Utara yang lebih maju, peduli, dan sejahtera.
(Edi.Manulang)



